Hiragana vs Katakana: Apa Perbedaannya dan Kapan Digunakan?
Memahami fungsi spesifik huruf Hiragana untuk kata asli bahasa Jepang dan Katakana untuk kata serapan asing, nama negara, serta istilah teknis kerja.
Bahasa Jepang memiliki dua aksara suku kata (kana) yang bunyinya sama persis tetapi bentuk dan fungsinya sangat berbeda: Hiragana dan Katakana.
1. Fungsi dan Karakteristik Hiragana (ひらがな)
Bentuk Hiragana memiliki ciri goresan melengkung, lentur, dan membulat (curved strokes).
Hiragana digunakan untuk:
- Kata-kata asli Bahasa Jepang: seperti
ありがとう(arigatou / terima kasih),さくら(sakura / bunga sakura). - Partikel tata bahasa: seperti
は(wa),を(o),に(ni),で(de). - Akhiran kata kerja/sifat (Okurigana): bagian kata yang berubah bentuk seperti
食べます(tabemasu).
2. Fungsi dan Karakteristik Katakana (カタカナ)
Bentuk Katakana memiliki ciri goresan kaku, lurus, tajam, dan bersudut (angular strokes).
Katakana digunakan untuk:
- Kata serapan dari bahasa asing: seperti
コーヒー(kōhī / kopi),テレビ(terebi / televisi),ホテル(hoteru / hotel). - Nama orang dan tempat luar Jepang: seperti
インドネシア(Indoneshia),スカルノ(Sukaruno). - Istilah teknis kerja, mesin, dan industri: seperti
ドライバー(doraibā / obeng),スイッチ(suitchi / sakelar). - Penekanan emosi atau bunyi onomatope.
3. Perbandingan Langsung
Meskipun bentuknya berbeda, satu bunyi memiliki pasangan huruf yang setara:
- Bunyi A: Hiragana
あvs Katakanaア - Bunyi KA: Hiragana
かvs Katakanaカ - Bunyi SA: Hiragana
さvs Katakanaサ
Kuasai keduanya secara terpisah agar Anda dapat membaca petunjuk kerja industri Jepang dengan lancar melalui Modul Katakana Serasi Nihongo.
Buka Modul Katakana Interaktif
Pelajari karakter Katakana, kata serapan, studio menulis, dan kuis active recall.