Belajar Bahasa Jepang2 menit membaca

5 Kesalahan Umum Pemula Saat Belajar Menulis Hiragana

Hindari kesalahan umum dalam belajar huruf Hiragana: tertukar pasangan huruf mirip, mengabaikan panjang goresan, dan ketergantungan pada Romaji.

Tim LPK SerasiSerasi Nihongo Publication
4 Maret 2026

Banyak pemula mengalami kebingungan karena beberapa karakter Hiragana memiliki kemiripan bentuk yang cukup tinggi. Mengetahui titik perbedaannya sejak awal akan menghindarkan Anda dari kesalahan penulisan.

1. Tertukar antara あ (a) dan お (o)

  • あ (a): Garis horizontal atas dipotong oleh garis vertikal melengkung, lalu diberi lingkaran perut di tengah.
  • お (o): Garis horizontal atas tidak ditembus dari atas, memiliki garis vertikal dengan simpul di bawah, dan terdapat satu titik petik di sebelah kanan atas.

2. Tertukar antara さ (sa) dan き (ki)

  • さ (sa): Memiliki 1 garis horizontal di bagian atas.
  • き (ki): Memiliki 2 garis horizontal sejajar di bagian atas.

3. Keliru Membedakan ぬ (nu) dan め (me)

  • ぬ (nu): Memiliki lingkaran simpul kecil di ujung kaki kanan bawah.
  • め (me): Ujung kaki kanan bawah melengkung terbuka tanpa simpul.

4. Perbedaan れ (re), ね (ne), dan わ (wa)

Ketiga huruf ini memiliki tiang vertikal kiri yang identik, tetapi bagian kanannya berbeda:

  • れ (re): Goresan kanan melengkung dan mengarah keluar (flick ke kanan bawah).
  • ね (ne): Goresan kanan memiliki simpul melingkar di ujung bawah.
  • わ (wa): Goresan kanan berbentuk busur bulat terbuka tanpa simpul.

5. Terlalu Lama Membaca dengan Romaji

Menggunakan Romaji sebagai bantuan di hari-hari pertama adalah hal yang wajar. Namun, terus bergantung pada Romaji akan memperlambat proses otomatisasi otak dalam membaca huruf Jepang. Cobalah berlatih mandiri di Pusat Belajar Hiragana.

Lanjutkan ke latihan

Buka Modul Hiragana Serasi Nihongo

Mulai belajar Hiragana dari nol dengan latihan membaca, menulis, dan active recall.

Baca berikutnya